k@Borneo k@Borneo - Your Gateway to Knowledge on Borneo
Member's Login

Username:
Password:
Remember me

Kalimantan Barat

Kota Pontianak merupakan ibu kota Provinsi Kalimantan Barat di Indonesia. Ia juga dikenali sebagai Kota Khatulistiwa kerana di lalui garis lintang nol derajat bumi. Selain dari itu Kota Pontianak juga direntasi oleh Sungai Kapuas, sungai terpanjang di Indonesia.

Kota Pontianak didirikan oleh Syarif Abdurrahman Alkadrie pada 23 Oktober 1771.

Kota Pontianak terletak pada Lintasan garis Khatulistiwa dengan ketinggian berkisar antara 0,10 meter sampai 1,50 meter diatas permukaan laut. Kota dipisahkan oleh Sungai Kapuas Besar, Sungai Kapuas Kecil dan Sungai Landak dan dengan demikian Kota Pontianak terbahagi kepada tiga bahagian.

Suku bangsa penduduk Kota Pontianak terdiri dari Dayak, Tionghoa, Melayu, Bugis, Suku Jawa, Suku Madura dan lainnya.

Penduduk sebahagian besar memahami bahasa Indonesia dan bahasa ibu masing-masing yakni bahasa Melayu, bahasa Tiociu, bahasa Khek, dan berbagai variasi bahasa Dayak.

Ekonomi kota Pontianak banyak tertumpu pada industri, pertanian, dan perdagangan. Lidah buaya adalah antara produk yang terkenal di sana.

Jenis tanaman utama adalah ubi kayu, padi, ubi rambat. Penduduk juga bertani sayuran dan lidah buaya. Tanaman buah-buahan yang banyak ada di Kota Pontianak adalah nangka, pisang dan nanas.

Perternakan di kota Pontianak terdiri dari sapi (potong dan perah), kambing, babi, dan ayam (ras dan buras).

Perdagangan merupakan salah satu usaha yang berkembang pesat di Kota Pontianak.